Hati-hati! Ini Perbedaan Lapar dan Binge Eating

Artikel
Lightcoach • 6 May 2026
Hati-hati! Ini Perbedaan Lapar dan Binge Eating Photo

Keinginan kuat untuk makan secara terus-menerus meskipun tubuh tidak merasa lapar sering kalo menjadi pertanda adanya masalah emosional yang mendalam. Kondisi ini dikenal sebagai gangguan makan (eating disorder), salah satu contohnya adalah binge eating. Pengidap gangguan ini biasanya makan dalam jumlah yang tidak wajar dan sulit menahan dorongan untuk berhenti, yang dipicu oleh faktor emosi.

Emosi memainkan peran yang sangat besar sehingga mempengaruhi perilaku makan. Misalnya, ketika sedang bahagia (berulang tahun), sedih (dikritik atasan), dan stres (banyak deadline). Makan dengan alasan emosi dapat membuat seseorang menjadi over-eating, sebab pada dasarnya tidak merasa lapar. Berlebih (binge) sesekali memang bukan masalah yang serius, namun jika terjadi secara terus-menerus seseorang mungkin mengidap binge eating disorder

Terdapat beberapa tanda jika emosi makanmu sudah berubah menjadi binge eating:

1. Ingin Makan Ketika Stres
Berbeda dengan rasa ingin makan karena lapar, di pikiran pengidapbinge eating akan muncul keinginan untuk makan saat stres datang. Padahal, rasa lapar tidak terpengaruh situasi, namun dari sinyal fisik seperti perut berbunyi, kepala pusing, dan badan lemas. 

2. Keinginan Makan Kuat dan Datang Tiba-tiba
Lapar fisik datangnya perlahan dan intensitasnya meningkat, sementara keinginan (craving)yang datang secara tiba-tiba biasanya karena dipengaruhi emosi.

3. Hanya Ingin Makanan yang Spesifik
Ketika lapar fisik, kamu mungkin ingin makanan tertentu. Bila tidak ada, kamu merasa tidak masalah dengan pilihan makanan lainnya, karena yang kamu butuhkan ialah makanan agar tidak lapar lagi. Akan tetapi berbeda dengan lapar emosi, kamu hanya akan terpuaskan dengan makanan spesifik yang tidak akan bisa dipuaskan dengan makanan lain.

4. Berhenti Makan Ketika Sudah Sakit Perut
Pengidap binge eating tidak akan berhenti ketika sudah kenyang, namun akan berhenti ketika perut sudah terlanjur sakit karena kebanyakan makan. Kamu tidak sadar apakah kamu sudah kenyang atau belum hingga sakit perut.Mengenali perbedaan antara lapar fisik dan gangguan makan adalah langkah awal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan mental. Jika kamu merasa perilaku makan mulai sulit untuk dikendalikan dan mempengaruhi kualitas hidup, sudah saatnya kamu berkonsultasi dengan profesional. Yuk percayakan program diet sehat kamu dengan program LIGHTweight bersama LIGHTcoach.

Tentang LIGHT Group
LIGHT Group adalah penyedia solusi manajemen berat badan yang komprehensif di Indonesia. LIGHT Group, didirikan pada 2004, memulai dengan klinik LIGHThouse untuk layanan kontrol berat badan. Hingga kini, lebih dari 125.000 pasien puas dengan program LIGHTweight yang dirancang oleh dr. Grace Judio. Selain itu, LIGHT Group mengembangkan produk diet dan hidup sehat (LIGHTmeal), aplikasi diet coaching (LIGHTcoach) dan Wellness Program Korporasi (LIGHTcoach Corporate), serta layanan fat removal, bariatric surgery, dan aesthetic surgery melalui LIGHThouse Advanced. LIGHT Group juga menyediakan terapi psikologis seperti hipnoterapi, Cognitive Behaviour Therapy, dan terapi kelompok untuk membantu pasien mencapai berat badan ideal dan gaya hidup sehat.

Informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
LIGHT Group Corporate Communication
[email protected] 

ArtikelArtikel

Baca lebih lanjut tentang kami :