Salah diet dapat membuat kamu justru merasa lebih mudah lapar dan ingin terus menyantap makanan. Hal ini terjadi karena tubuh kehilangan arah saat berupaya membaca sinyal lapar dan kenyang alami. Kondisi tersebut merupakan efek dari kebiasaan mengabaikan alarm tubuh. Akibatnya, kamu menjadi sulit mengontrol porsi makan dan rentan kalap saat dihadapkan pada hidangan yang banyak.
Jika kamu termasuk salah satu yang sedang melewati fase ini, kamu perlu merencanakan program diet yang baik dan benar agar tidak menghantarkan pada kesalahan saat melakukan diet. Perhatikan 3 akibat yang dapat kamu alami saat salah diet seperti berikut:
1. Mengalami Gangguan Makan atau Eating Disorder
Pertama, mengalami gangguan makan. Pola makan yang tidak teratur dapat berdampak negatif pada kualitas hidup dan menurunkan kemampuanmu dalam mengatasi stres. Kamu bisa saja mengalami perasaan bersalah, malu dan gagal saat mengalami gangguan makan. Biasanya perasaan tersebut akan muncul manakala kamu makan berlebihan atau keluar jalur dari pola makan yang telah kamu tentukan sendiri.
Perlu dipahami bahwa eating disorder merupakan masalah kesehatan mental serius yang erat kaitannya dengan depresi serta kecemasan. Kondisi ini juga dapat mengikis harga diri (low self-esteem) hingga membuat seseorang menarik diri dari lingkungan sosial.
2. Mengacaukan Metabolisme Tubuh
Kedua, mengacaukan metabolisme tubuh. Ketika kamu memutuskan untuk membatasi jumlah makanan secara drastis dalam jangka waktu lama, tubuh akan kekurangan asupan energi untuk menjalankan fungsi organ secara normal. Dengan membatasi jumlah makanan, maka tubuh kamu akan kekurangan makanan dan merespon dengan mengurangi tingkat pembakaran energi (metabolisme)
Alhasil, terjadi gangguan metabolisme tubuh di mana performanya justru melambat. Metabolisme yang melambat akan mengurangi kemampuan tubuh dalam membakar bahan bakar yang berasal dari makanan. Tubuh yang tidak cepat membakar energi berakibat pada penumpukan cadangan lemak tubuh.
3. Rentan Sembelit atau Susah Buang Air Besar
Terakhir, rentan sembelit atau buang air besar. Susah buang air besar (BAB) menjadi permasalahan yang paling sering ditemui saat seseorang keliru mengatur menu dietnya. Kondisi ini terjadi ketika makanan yang melewati usus besar namun kandungan airnya terserap secara berlebihan sehingga tinja menjadi kering dan sulit dikeluarkan.
Masalah ini kerap terjadi ketika pola makan yang rendah serat atau tinggi lemak. Kondisi ini juga diperparah jika kamu tidak mengimbangi aktivitas harian dengan olahraga serta kurang minum air putih. Agar kamu nggak salah diet, kamu bisa berkonsultasi dengan Ahli Gizi Profesional di Aplikasi LIGHTcoach untuk menanyakan seputar diet dan nutrisi. Yuk, jalani diet sehatmu dengan panduan yang tepat bersama LIGHTcoach!
Tentang LIGHT Group
LIGHT Group adalah penyedia solusi manajemen berat badan yang komprehensif di Indonesia. LIGHT Group, didirikan pada 2004, memulai dengan klinik LIGHThouse untuk layanan kontrol berat badan. Hingga kini, lebih dari 125.000 pasien puas dengan program LIGHTweight yang dirancang oleh dr. Grace Judio. Selain itu, LIGHT Group mengembangkan produk diet dan hidup sehat (LIGHTmeal), aplikasi diet coaching (LIGHTcoach) dan Wellness Program Korporasi (LIGHTcoach Corporate), serta layanan fat removal, bariatric surgery, dan aesthetic surgery melalui LIGHThouse Advanced. LIGHT Group juga menyediakan terapi psikologis seperti hipnoterapi, Cognitive Behaviour Therapy, dan terapi kelompok untuk membantu pasien mencapai berat badan ideal dan gaya hidup sehat.
Informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
LIGHT Group Corporate Communication
[email protected]

