Kebanyakan orang sering mencari makanan manis sebagai pelampiasan saat sedang merasa stres, hal ini ternyata memiliki penjelasan ilmiahnya. Saat tubuh mengalami stres, hormon kortisol akan dilepaskan secara otomatis. Hormon ini menandakan tubuh berada dalam kondisi siaga, sehingga membutuhkan asupan energi cepat. Makanan tinggi kerap menjadi pilihan utama karena mampu memberikan rasa tenang dan nyaman secara instan.
Namun, apabila kebiasaan mengonsumsi makanan manis terus-menerus dijadikan solusi utama saat merasa pusing atau tertekan, lonjakan kadar gula darah dapat terjadi. Dalam jangka panjang, kondisi ini berisiko memicu berbagai masalah kesehatan, seperti diabetes dan gangguan kesehatan lainnya.
Agar kesehatan dan perjalanan dietmu tetap terjaga, ada beberapa cara yang dapat diterapkan jika kamu mengalami kondisi stres dan ingin cemilan manis:
1. Memilih Rasa Manis Alami dari Buah Segar
Saat ada keinginan untuk mengemil makanan manis itu muncul, kamu bisa beralih ke buah-buahan segar seperti apel, pisang atau buah beri. Kandungan serat alami pada buah membantu memperlambat penyerapan gula, sehingga kadar gula darah tetap stabil.
2. Mengganti Cemilan dengan yang Lebih Sehat
Kamu bisa beralih ke opsi camilan sehat yang enak dan rendah kalori. Salah satu pilihan praktis yang bisa kamu coba adalah LW12 Chia Oat Strawberry. Kombinasi chia seed, oat, serta potongan buah stroberi kering di dalamnya tidak hanya membantu craving manis kamu, tetapi juga membuat perut terasa kenyang lebih lama.
3. Menjaga Pola Makan Teratur dan Bergizi
Membiarkan perut kosong dalam waktu yang lama justru dapat mempermudah keinginan untuk makan secara berlebihan. Usahakan untuk makan secara teratur 3x sehari dan 2x camilan sehat dengan porsi yang kaya akan protein dan serat.
4. Minum Air Putih Sebelum Mengambil Camilan
Minum segelas air putih dapat membantu mengirimkan sinyal kenyang ke otak secara bertahap. Langkah sederhana ini memberi kamu jeda waktu untuk berpikir dan memastikan kembali, apakah dorongan tersebut murni rasa lapar emosi akibat stres atau memang kebutuhan lapar tubuh.
5. Mencukupi Waktu Istirahat dan Mengelola Stres dengan Baik
Kurang tidur dapat meningkatkan hormon pemicu rasa lapar, sehingga dorongan untuk mengemil menjadi lebih sulit ditahan. Selain mencukupi tidur selama 7-8 jam setiap hari, cobalah mengalihkan stres melalui aktivitas menyenangkan seperti berjalan santai atau hobi lainnya.
Mengendalikan kebiasaan stress eating membutuhkan waktu dan proses yang konsisten. Kuncinya adalah mengenali pemicu secara bijak serta mengganti kebiasaan tersebut dengan pilihan yang lebih sehat bagi tubuh.
Untuk membantu memantau asupan kalori agar tetap sesuai dengan kebutuhan tubuh, kamu dapat memanfaatkan fitur Kaloriku di Aplikasi LIGHTcoach. Dengan Aplikasi LIGHTcoach dapat membantu perjalanan dietmu, yuk download sekarang!




